Membatasi Jenis file yang Boleh di Simpan di Samba Server


Samba Server adalah sebuah protokol yang di kembangkan di Sistem Operasi Linux untuk menjebatani pertukaran file antar windows dan linux. 

Dalam pertukaran file / file sharing banyak di lakukan antar user komputer windows, dari hal tersebut masih banyak kekurangan antara lain ;
- file yang tersharing di lingkungan windows rawan terkena virus
- file yang di sharing tidak ada batasan jenis file yang boleh /tidak yang di simpan si file sharing

untuk mengatasi hal tersebut samba file server memiliki keunggulan untuk membatasi file yang boleh di simpan di file sharing, berikut ini script yang digunakan di samba:

1. Buka configurasi file samba, untuk OpenSuse ketik perintah : 
   # nano /usr/local/samba/etc/smb.conf
2. Buat file sharing samba dan tambahkan script :

   

   




# veto files = /*.mp3/*.mp4/*.3gp/*.avi/*.mkv/*.flv/*.exe/*.bat/*.ini/

-  tekan ctrl+x, kemudian ketik y enter,  untuk menyimpan configurasi dengan editor nano.

3. File yang tidak bisa di tambahakan yaitu :
/*.mp3/*.mp4/*.3gp/*.avi/*.mkv/*.flv/*.exe/*.bat/*.ini/
4. Bisa juga tambahkan extensi terterntu yang biasa terkena virus seperti .exe/bat/.vbs/ dan lain-lain
5. Dan jangan lupa restart service samba : 
   # service samba restart

Cukup seperti itu sajalah untuk membatasi extensi file yang boleh di simpan di file samba, dan apabila memaksa untuk memaksanya tetap aja tidak akan bisa di simpan, seperti ini: 











Untuk posting berikutnya kan membuat samba recycle untuk mencegah file yang terhapus dalam jaringan ;.


EmoticonEmoticon